Berita  

PT SGN PG Rendeng Kudus Dukung Program Prabowo, Swasembada Pangan Nasional Menyambut Indonesia Emas

KUDUS JATENG, LintaTribun
PT(Perseroan Terbatas) SGN( Sinergi Gula Nusantara), PG ( Pabrik Gula)Rendeng, kabupaten Kudus mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto menuju swasembada pangan menyambut seratus tahun Indonesia emas tahun 2045

Melalui kementerian pertanian ( Kementan) menarget produksi gula putih dengan target 3,04 juta ton tahun 2026 sebagai upaya ketergantungan impor gula, target ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga, industri makanan dan minuman

Saat klarifikasi dengan para awak media Ahmad Zuhri management bagian umum/keuangan mewakili Erwin Fitri Hatmoko GM(General Manager) PG Rendeng menjelaskan,kenaikan peningkatan produksi 3,200 ribu ton perhari dengan target musim tahun ini 4 juta ton per kwintal tebu, perkiraan giling sampai 5- 6 bulan selesai bulan Oktober

“Dengan aktivitas produksi yang tinggi tersebut kita menerima laporan -laporan adanya’ emisi abu( langes) sampai ke lingkungan rumah warga sekitar Desa Rendeng ,”ujarnya.pada Senin(13/7/2026)

Terlebih dahulu kami dari pihak PG Rendeng memohon meminta maaf atas terjadi abu atau langes sampai ke sekitar Desa Rendeng

Terkait abu( Langes) yang ditimbulkan dari cerobong / kostin asap, pihak PG Rendeng segera berupaya membenahi meminimalisir abu tersebut.

“Kami akan segera meminimalisir abu dari sisa pembakaran dengan penyemprotan air secara rutin dan menambahi 3 sap alat penangkap abu/sprei”imbuhnya.

Timbulnya abu disebabkan arah angin dan musim kemarau kering ,juga belum ada turun hujan sehingga abu mudah terbawa angin

Perlu diketahui PG Rendeng menerima tebu dari daerah-daerah lain diantaranya tebu dari kabupaten Blora, sebelumnya ada kerusakan mesin giling selama 2 hari ,hal ini menimbulkan antrian panjang menunggu sampai beroperasi kembali

Moh Hidayat bagian tehnik menambahkan dengan upaya penambahan alat filter / mes sisa abu pembakaran diharapkan bisa meredam emisi udara /mengurangi, penurunan sampai 80 %.

“Hari ini dalam proses pemasangan sisi selatan dan sisi Utara diharapkan ADP( Air Das Pam) dan penangkapan abu ESP(elektronik stastik presif )lebih maksimal / meminimalisir abu yang keluar.”terangnya.

Permohonan minta maaf, Melalui pres rillis konfirmasi medsos hari ini kami sekali lagi meminta maaf yang sebesar-besarnya akan menjadi evaluasi kami dan kita akan menjalin inden dengan kepala desa , perangkat,dan warga masyarakat

Dengan mendukung program Pemerintah menuju swasembada pangan,/ gula Nasional bisa memperluas area pertanian lahan tebu juga meningkatkan kesejahteraan para petani tebu (SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *