Blog

  • Hajjah Nawal ;  Mudik Lebaran Jadi Momentum Pengenalan Budaya dan Potensi Jawa Tengah ke Luar Daerah

    Hajjah Nawal ; Mudik Lebaran Jadi Momentum Pengenalan Budaya dan Potensi Jawa Tengah ke Luar Daerah

    KUDUS – JATENG, lintastribun.id/
    Momentum Lebaran 2026 diharapkan menjadi instrumen penggerak ekonomi di daerah. Kepulangan para pemudik di Jawa Tengah, diharapkan membawa dampak ekonomi daerah asal.

    Hal itu dikatakan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj Nawal Arafah Yasin, M. S. I, usai memberikan mauidhah hasanah di Masjid Agung Kudus, Rabu, 18 Maret 2026.

    "Harapan saya, potensi-potensi Jawa Tengah yang ada bisa dibawa di tanah rantau. Sehingga menumbuhkan kolaborasi para pelaku ekonomi yang akan berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah," katanya.

    Isteri Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), itu berharap kepulangan pemudik juga bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya daerah dan potensi Jawa Tengah untuk disiarkan ke daerah rantau. Dengan demikian, akan tumbuh kolaborasi yang dapat berdampak posituf bagi pengembangan ekonomi masyarakat Jawa Tengah.

    Dia mencontohkan, potensi kolaborasi produk UMKM di Jawa Tengah dengan daerah lain sudah banyak dikembangkan. Misalnya, melalui Festival Kuliner di Bandung, yang menghadirkan kuliner-kuliner legendaris asal Jawa Tengah. Momen mudik ini merupakan kesempatan yang bisa dimanfaatkan untuk memperluas jejaring dan promosi ke luar daerah.

    Ning Nawal, demikian dia biasa disapa, menyebutkan, Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maemoen, telah memberikan fasilitasi kepada para pemudik ke Jawa Tengah dengan program Mudik Gratis 2026. Pemprov beserta 35 kabupaten/kota, BUMD, dan instansi lainnya telah memberangkatkan total 348 armada bus.

    Terdiri atas 325 unit bus dari Jakarta dengan total pemudik sebanyak 16.186 orang dan 23 unit bus dari Bandung dengan jumlah pemudik 1.133 orang.

    Selain itu juga ada mudik gratis menggunakan kereta api dengan sekitar 1.288 kursi. "Kami telah ikut serta melepas para peserta mudik gratis dengan kereta di Pasar Senen. Mudik kali ini juga ramah difabel. Ada dua difabel yang ikut mudik dan insya Allah bisa diantar sampai rumah masing-masing," terangnya.

    Nawal meminta kepada para pemudik agar senantiasa menjaga kesehatan, dan berkhidmah untuk menjalin silaturahmi dengan keluarga. Meskipun ada perbedaan bahasa dan budaya dengan daerah rantau, diharapkan para pemudik tetap menjaga budaya Jawa yang bernilai tinggi.

    "Ada banyak rest area yang disediakan bagi para pemudik agar bisa beristirahat. Ada juga posko kesehatan gratis, yang bisa dimanfaatkan untuk memastikan kondisi kesehatan pemudik," lanjutnya.

    Kepada para kader PKK se- Jawa Tengah, Ning Nawal meminta agar program PKK tetap dikawal pada saat pelaksanaan Idulfitri. Antara lain, menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Melalui, pengelolaan sampah yang baik di tengah kemeriahan Lebaran.

    Pada kesempatan itu, Ning Nawal juga menyerahkan santunan senilai Rp 50 juta serta membagikan 500 paket sembako kepada masyarakat.(SR)

  • Batik Benang Raja Kudus Gaet Minat Wisatawan Jelang Lebaran.

    Batik Benang Raja Kudus Gaet Minat Wisatawan Jelang Lebaran.

    KUDUS JATENG, lintastribun.id/

    Menjelang dan setelah Hari Raya Idulfitri, sejumlah toko batik di Kabupaten Kudus mulai dipadati pengunjung, terutama para pemudik yang ingin membeli oleh-oleh khas daerah. Salah satu yang ramai disambangi adalah toko Batik Benang Raja Kudus.

    ‎Staf toko Batik Benang Raja, Dian, mengatakan setiap musim mudik Lebaran jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan. Mayoritas pembeli merupakan pemudik yang pulang ke Kudus dan ingin membawa buah tangan untuk keluarga atau kerabat di luar daerah. Rabo(18/3/2026)

    ‎“Biasanya yang datang itu pemudik dari luar Kudus. Mereka membeli batik atau pakaian lain untuk oleh-oleh,” ujarnya.

    ‎Menurut Dian, lonjakan pengunjung biasanya mulai terasa beberapa hari sebelum Lebaran. Keramaian tersebut bahkan masih terus berlangsung hingga beberapa waktu setelah hari raya.

    ‎“Biasanya mulai ramai sebelum Lebaran, lalu berlanjut sampai setelah Lebaran. Kurang lebih sekitar satu sampai dua minggu,” jelasnya.

    ‎Berbagai jenis pakaian batik menjadi pilihan utama para pembeli. Selain itu, daster juga menjadi salah satu produk yang cukup banyak diminati karena dinilai praktis dan cocok dijadikan buah tangan.

    ‎“Kalau untuk oleh-oleh biasanya yang paling sering dicari batik dan daster. Selain itu juga ada beberapa model yang sedang viral atau tren saat ini,” kata Dian.

    ‎Ia menambahkan, beragam pilihan motif dan model menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Banyak pembeli yang sengaja datang untuk mencari pakaian dengan motif khas maupun model yang sedang populer.

    ‎Dari segi harga, Batik Benang Raja menawarkan variasi yang cukup luas sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan. Produk yang dijual memiliki kisaran harga mulai puluhan ribu rupiah hingga jutaan rupiah tergantung jenis kain dan kualitasnya.

    ‎“Kalau yang paling murah mulai sekitar Rp50 ribu. Untuk yang lebih mahal bisa sampai sekitar Rp1 juta,” terangnya.

    ‎Selain pilihan produk yang beragam, faktor harga juga menjadi alasan banyak pengunjung memilih berbelanja di toko tersebut. Menurut Dian, banyak pembeli menilai toko Batik Benang Raja memiliki harga yang relatif terjangkau dengan pilihan produk yang lengkap.

    ‎“Pengunjung biasanya senang karena di sini pilihan batiknya cukup lengkap. Harganya juga dianggap cukup murah dibandingkan tempat lain,” katanya.

    ‎Dengan meningkatnya jumlah pemudik yang pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran, dia berharap penjualan tahun ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal di Kabupaten Kudus.(SR)

  • Indahnya Berbagai Takjil dan Bukber Perkuat PERPINA dan PMKM Emas

    Indahnya Berbagai Takjil dan Bukber Perkuat PERPINA dan PMKM Emas

    KUDUS JATENG, lintastribun.id/

    Jelang lebaran hari' Raya idul Fitri 1447H/2026M . PERPINA dan PMKM Emas menunjukkan aksi sosialnya membagi 150 paket takjil didepan Resto OBONK,jalan Pramuka, Kudus, Selasa (17/3/2026) sore

    Kekompakan, kebersamaan puluhan peserta nampak dalam pembagian ratusan paket takjil sore itu jelang buka puasa Ramadhan

    Tak butuh waktu lama pembagian takjil habis diserbu pengendara motor atau pengendara mobil diberikan saat melintas dijalan raya depan resto OBONK.

    Usai pembagian takjil sambil menunggu azan magrib buka bersama ( bukber) berlangsung diresto menambahkan swasana keakraban antar peserta

    Ketua PERPINA kabupaten Kudus Lilik juga sebagai ketua PMKM Emas menyampaikan trimakasih atas kebersamaannya meluangkan waktu pembagian takjil dan bukber serta dilanjut pemaparan UMKM

    "Langkah awal ini bisa menjadikan motor penggerak dalam keorganisasian menyatukan konsep gagasan dalam usaha mikro kecil menengah (UMKM) ke depan,"ujarnya.

    Kami sebagai perempuan jangan sampai ketinggalan kesetaraan (Gender) sama laki -laki mempunyai hak yang sama menjadi pemimpin

    Puluhan para pelaku usaha mikro kecil menengah menyepakati momen pertemuan seperti ini sering digelar agar cepat terealisasi yang diwadahi (PMKM) Pengusaha Mikro Kecil Menengah ,di Indonesia.

    "Agenda kegiatan akan berlanjut usai lebaran, selamat menunaikan ibadah puasa dan selamat hari raya idul Fitri 1447 H/2O26 M, keluarga besar PERPINA dan PMKM Emas mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,"pungkasnya.(SR)

  • ‎Jelang Libur Lebaran, Nasabah Perbankan Diimbau Waspada Modus Penipuan File APK

    ‎Jelang Libur Lebaran, Nasabah Perbankan Diimbau Waspada Modus Penipuan File APK

    KUDUS JATENG, lintastribun.id/- Menjelang periode libur Lebaran, ketika intensitas komunikasi dan transaksi digital masyarakat biasanya meningkat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau nasabah untuk lebih berhati-hati dalam menjaga keamanan rekening, khususnya terhadap file yang berasal dari sumber tidak dikenal.

    ‎Salah satu modus penipuan yang saat ini marak terjadi adalah pengiriman file berformat APK melalui aplikasi pesan seperti WhatsApp. Dalam praktiknya, pelaku kerap mengirimkan pesan dengan mengaku berasal dari instansi tertentu dan menyertakan narasi yang meyakinkan.

    ‎Biasanya, pesan tersebut dilengkapi lampiran file .APK yang dikemas seolah-olah merupakan dokumen penting. Bentuknya bisa berupa undangan digital, surat yang mengatasnamakan layanan perpajakan, resi pengiriman paket, maupun dokumen lain yang dibuat menyerupai informasi resmi.

    ‎Apabila korban mengunduh dan memasang file tersebut, aplikasi berbahaya atau malware dapat masuk ke dalam perangkat. Malware ini berpotensi mencuri data pribadi, merusak sistem perangkat, bahkan mengambil alih kendali ponsel tanpa sepengetahuan pengguna.

    ‎Selain itu, aplikasi .APK dari sumber tidak tepercaya biasanya meminta izin akses tertentu pada perangkat. Akses tersebut dapat dimanfaatkan pelaku untuk memantau aktivitas pengguna hingga membuka peluang penyalahgunaan layanan keuangan yang tersimpan di perangkat.

    ‎Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi menjelaskan bahwa pola kejahatan digital terus berkembang sehingga memerlukan kewaspadaan bersama.

    ‎“Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah. Keamanan dan kenyamanan nasabah menjadi perhatian yang dijalankan secara konsisten,” ujarnya.

    ‎Dia mengimbau nasabah untuk tidak mengklik, mengunduh, ataupun menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya. Nasabah juga diminta tidak meneruskan pesan, file, atau tautan yang mencurigakan kepada pihak lain.

    ‎Jika menerima pesan yang terlihat janggal, misalnya menggunakan nada mendesak, menawarkan hadiah, meminta pembaruan atau verifikasi data, serta menyertakan lampiran dari nomor yang tidak dikenal meskipun mengatasnamakan bank atau layanan resmi, nasabah diminta melakukan verifikasi terlebih dahulu.

    ‎Selain itu, penggunaan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) juga dianjurkan guna meningkatkan perlindungan pada layanan digital.

    ‎Apabila nasabah terlanjur mengunduh file APK yang mencurigakan, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mematikan koneksi data seluler dan Wi-Fi, kemudian segera menghapus aplikasi tersebut dari perangkat.

    ‎Selanjutnya, nasabah disarankan mengganti username, PIN, serta password akun BRImo dan email yang terhubung. Untuk memastikan perangkat benar-benar aman, pengguna juga dapat melakukan reset setelan pabrik melalui pengaturan ponsel.

    ‎Nasabah juga diminta memblokir nomor pengirim jika pesan tersebut terindikasi penipuan. Jika menemukan aktivitas mencurigakan pada rekening atau layanan digital, nasabah dapat segera menghubungi Contact BRI di 1500017.

    ‎Saladin menegaskan bahwa kewaspadaan nasabah menjadi kunci utama dalam mencegah kejahatan digital.

    ‎“BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman,” pungkasnya.(SR)

  • Ramadhan Penuh Berkah Lindu Aji kolocokro Kudus Bagikan Seribu Takjil

    Ramadhan Penuh Berkah Lindu Aji kolocokro Kudus Bagikan Seribu Takjil

    KUDUS JATENG, lintastrbun.com

    Bulan suci Ramadhan bulan penuh berkah Lindu Aji(LA) kolocokro Kudus berbagi 1000(seribu) paket takjil ,di pertigaan Prima Dersalam , jalan raya Kudus -Pati, Minggu (15/3/2026)sire

    Pembagian takjil dipimpin Suhadi ketua LA Dewan Perwakilan Cabang (DPC) bersama 9 (sembilan) Perwakilan kecamatan (PK) sekabupaten Kudus

    Terlihat momen kekeluargaan ,kebersamaan ,kekompakan dari 150 peserta mulai pemberangkatan pembagian takjil hingga buka bersama di rumah Suhadi nampak mempererat silaturrahmi antar semua anggota Lindu Aji.

    “Alhamdulillah 1000 Takjil dalam hitungan puluhan menit habis bisa diberikan orang yang melintas dijalan saat jelang berbuka puasa,,,”ujarnya dengan senang.

    Antusias masyarakat penerima takjil begitu luar biasa saat Lindu Aji membagikan takjil yang berkendara motor maupun berkendara mobil

    “Selalu berbuat kebaikan hindari perbuatan yang melanggar Lindu Aji siap hadir Tengah -tengah masyarakat luas,” tandas Suhadi memberi siraman rohani pada semua anggotanya.

    Kegiatan rutinan pembagian takjil dan Bukber dilaksanakan setiap tahun di bulan suci Ramadhan penuh berkah

    Buka bersama dengan menu hidangan yang melebihi cukup porsinya , melihatkan senang bersama ,ringan sama dijunjung berat sama dipikul adalah jiwa Corsa Relawan .juga sebagai lembaga kontrol sosial.

    Trimakasih atas partisipasinya seluruh anggota Lindu Aji, kepolisian yang mengatur lalu lintas, masyarakat yang menerima takjil semoga menjadi berkah untuk berbuka puasa, selamat menjalankan ibadah puasa dan selamat Idul Fitri 1447 H/2026 M, keluarga besar Lindu Aji mengucapkan mohon maaf lahir dan batin.(SR)

  • Berbagi Kebahagiaan Bulan Ramadhan Penuh Berkah SKB Santuni Yatama dan Bukber

    Berbagi Kebahagiaan Bulan Ramadhan Penuh Berkah SKB Santuni Yatama dan Bukber

    KUDUS JATENG, lintastribun.id/-Indahnya berbagi Kebahagiaan di bulan suci ramadhan yang penuh berkah Srikandi Kudus Bersatu (SKB) peduli terhadap anak yatim -piatu/ yatama untuk menyantuni dan mengajak buka bersama (bukber)di kedai azzura, Desa Gondangmanis Bae, Kudus, Jumat (13/3/2026) sore

    Sebelum acara santunan yatama dan bukber Srikandi Kudus Bersatu membagikan 500 Takjil dijalan perempatan panjang,Bae,arah sunan Muria.

    Kegiatan dibulan bulan penuh berkah ini berkolaborasi dengan para penyuport, kedai Azzura, Mustamiir bos besi Abah gaul dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMKM, universitas Muria Kudus ,bersama anggota Srikandi Kudus Bersatu

    "Alhamdulillah kegiatan sore hari ini membagikan 500 takjil dilanjut santunan yatama dan mengajak buka bersama terlaksana penuh kebahagiaan,"ucapnya

    Terlihat suasana kekeluargaan kebersamaan saat bersama-sama berbuka puasa di bulan yang penuh berkah ini di tengah-tengah 50 yatama dan keluarganya.

    "Aksi sosial ini sudah sering kami lakukan, tapi Bulan yang penuh berkah ini mempunyai nilai makna yang sangat mendalam menyantuni para anak yatama sesuai ajaran Rasulullah SAW (juga seorang yatim piatu sejak masih kecil ditinggal ayah dan ibunya),"tutur Erna Susana ketua SKB.

    Rasa trimakasih kepada SKB ,terucap dari salah satu perima santunan Fandy Fathir asal desa Panjang RT 2.RW 2 bersama teman-temannya di kedai Azzura malam itu.

    Selain itu , pemilik kedai Azzura istri Ahmad Faisal juga menyampaikan terima kasih kepada Srikandi Kudus Bersatu atas kunjungannya ditempat kami

    Tak hanya itu "Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)dari universitas Muria Kudus (UMK) juga sangat mengapresiasi kepada Srikandi Kudus Bersatu yang sering mengadakan aksi sosial dan kerja sosial peduli terhadap sesama berbagi untuk kebahagiaan jelang Idul Fitri 1447 H/2026 M,"imbuh Tanaya Fakultas Psikolog malam itu.

    Erna menegaskan jangan berhenti berbuat kebaikan dan aksi sosial, kegiatan seperti ini kami akan kembali hadir, selamat menjalankan ibadah puasa,dan selamat Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin.(SR)

  • Banyaknya Komplain MBG, Aliansi Masyarakat Peduli MBG Deklarasi di Depan Menara

    Banyaknya Komplain MBG, Aliansi Masyarakat Peduli MBG Deklarasi di Depan Menara

    Kudus, lintastribun.id/ – Aliansi Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (AMPM) Kabupaten Kudus menggelar deklarasi dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Menara Kudus pada Jumat (13/3/2026).

    Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen masyarakat dalam mendukung serta mengawal pelaksanaan program MBG yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

    Ketua AMPM, Mujahidin, S.H, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik program Makan Bergizi Gratis karena dinilai memiliki dampak besar bagi masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan menurunkan angka stunting.

    “Kami Aliansi Masyarakat Peduli MBG (AMPM) Kudus menyambut baik serta mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat serta menurunkan angka stunting,” ujar Mujahidin.

    Selain memberikan dukungan, AMPM juga menyatakan akan ikut mengawal jalannya program tersebut agar berjalan tepat sasaran.

    “Kami Aliansi Masyarakat Peduli MBG (AMPM) Kudus akan mengawal jalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam bentuk pengawasan eksternal secara menyeluruh,” lanjutnya.

    Ia menambahkan, AMPM juga berkomitmen menjadi perwakilan suara masyarakat dalam memantau pelaksanaan program tersebut dari awal hingga akhir.

    “Kami Aliansi Masyarakat Peduli MBG (AMPM) Kudus berkomitmen menjadi mata dan telinga masyarakat dalam memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari hulu sampai hilir operasional,” tegasnya.

    Tidak hanya itu, AMPM juga berencana membentuk posko pengaduan bagi masyarakat agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai tujuan.

    “Kami Aliansi Masyarakat Peduli MBG (AMPM) Kudus akan mendirikan posko-posko aduan masyarakat terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tercapai maksud dan tujuan program MBG,” pungkas Mujahidin.

    Melalui deklarasi ini, AMPM berharap program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan transparan, tepat sasaran, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya di Kabupaten Kudus. (AD)

  • Polres Kudus Gelar’ Gerakan Pasar Murah Jelang lebaran 1447 H/2026 M

    Polres Kudus Gelar’ Gerakan Pasar Murah Jelang lebaran 1447 H/2026 M

    KUDUS JATENG, lintastribun.id/

    Polres Kudus menggelar gerakan pangan murah (GPM) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M pada Jumat pagi 13 Maret 2026 di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus.

    Melalui gerakan pangan murah yang digelar serentak seluruh Indonesia, Alun-alun Simpang Tujuh Kudus di Sulap menjadi pusat distribusi sembako terjangkau bagi masyarkat.

    Pada kesempatan ini, Polres Kudus menyediakan satu ton beras SPHP dan 1.200 liter minyak goreng bermerek Minyakita.Setiap satu kilogram beras dibanderol dengan harga Rp 11.500, lebih murah dibandingkan harga pasaran yang biasanya mencapai Rp 12.500 per kilogram.

    ”Minyakita dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) per liternya Rp. 15.700,” katanya.

    Ia menyebutkan, warga dapat membelinya secara paket yakni 5 kilogram beras dan 5 liter minyak. Harga per paket yang dijual pada kegiatan ini senilai Rp 136 ribu.

    Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, harga beras maupun minyak yang diperjualbelikan dalam gerakan pangan murah ini memang lebih murah dibandingkan di pasaran.

    Gerakan pangan murah yang digelar oleh Polres Kudus tak lain untuk memastikan distribusi bahan pangan terutama beras dan minyak goreng di Kudus berjalan lancar dan terkendali,kepastian harga yang lebih murah menjadi upaya meringankan beban masyarakat terlebih menjelang Lebaran 2026.

    ”Gerakan pangan murah tentu menjadi fasilitas untuk menjaga stabilitas harga di pasaran menjelang Lebaran. membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok penting yang murah, tidak membebani masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” tegasnya.

    Gerakan pangan yang dilakukan Polres Kudus diharapkan mampu menekan fluktuasi harga yang tinggi. Dengan demikian, masyarakat tak perlu merogoh kocek terlalu dalam.

    AKBP Heru menyebutkan, agenda ini berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga pasokan bahan baku habis. diselenggarakan oleh polisi dengan skala nasional dan serentak.

    Masyarakat Kudus datang berbondong-bondong menuju lokasi kegiatan. mereka terlihat antusias untuk membeli bahan pokok murah, terlihat antrean panjang sejak pagi tadi.

    “Satu kali ini saja, serentak digelar oleh Polri secara nasional. mulai pagi hari hingga bahan pokok yang tersedia habis. Alhamdulillah pada pagi hari ini masyarakat datang antusias untuk membeli bahan pokok,” pungkasnya.

    Dengan adanya kegiatan gerakan pangan murah, diharapkan fluktuasi harga pangan ditingkat pasar dapat lebih terkendali.(SR)

  • Mendag Budi Santoso dan Gubernur Ahmad Luthfi Sidak Pasar Kudus: Harga Dipantau, Stok Pangan Dijaga Jelang lebaran.

    Mendag Budi Santoso dan Gubernur Ahmad Luthfi Sidak Pasar Kudus: Harga Dipantau, Stok Pangan Dijaga Jelang lebaran.

    KUDUS – JATENG, lintastribun.id/-Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Baru Kudus, Kamis (12/3/2026). Pemerintah memastikan harga tetap terkendali dan pasokan pangan aman menjelang Hari Raya Idul fitri.

    Suasana pasar tampak ramai ketika rombongan Menteri Perdagangan bersama Gubernur Jawa Tengah menyusuri lorong-lorong pasar. Mendag dan Gubernur berdialog langsung dengan pedagang, serta menanyakan harga berbagai komoditas pokok seperti daging sapi, ayam, beras, minyak goreng, hingga telur.

    Kunjungan tersebut juga didampingi Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris. Saat berdialog dengan pedagang daging, Mendag menanyakan perkembangan harga di pasar.

    “Harga dagingnya berapa, Bu?” tanya Budi kepada salah satu pedagang.

    Rina, pedagang daging di pasar tersebut, mengatakan, harga daging sapi dan kerbau saat ini masih berada di kisaran Rp 140 ribu per kilogram, meskipun pasokan daging sapi mulai terasa lebih terbatas.

    “Alhamdulillah masih standar Rp 140 ribu untuk daging kerbau dan sapi. Tapi saat ini sapi agak susah,” ujarnya.

    Ia menyebut harga daging mulai mengalami kenaikan sejak awal tahun. Kendati demikian, pedagang berharap pasokan tetap terjaga menjelang Lebaran agar tidak semakin menekan daya beli masyarakat.

    “Sebenarnya berpengaruh ke pembeli, tapi ya dijelaskan kalau sudah mahal dari sananya. Harapan kami yang penting stoknya aman,” katanya.

    Di lapak sayur, pedagang menyebut harga cabai rawit merah saat ini sekitar Rp 30.000 per kilogram. Sementara cabai rawit setan sekitar Rp 40.000 per kilogram.

    Harga tersebut masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang tercantum dalam papan informasi stabilisasi harga di pasar. Dalam daftar tersebut, harga acuan cabai rawit merah berada pada kisaran Rp 40.000 hingga Rp 57.000 per kilogram.

    Sejumlah komoditas lain juga tercantum dalam daftar harga acuan pemerintah, antara lain beras premium Rp 14.900 per kilogram, beras medium Rp 13.500 per kilogram, beras SPHP Rp 12.500 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp 15.700 per liter, gula pasir Rp 17.500 per kilogram, serta telur ayam ras Rp 30.000 per kilogram.

    Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, pemantauan pasar dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta kecukupan pasokan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.

    “Pemantauan ini kami lakukan terutama menjelang Lebaran untuk memastikan harga tetap terkendali dan pasokan mencukupi, sehingga masyarakat bisa berbelanja dengan tenang,” kata Budi.

    Ia menjelaskan, pemerintah memantau perkembangan harga bahan pokok melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang memantau harga di ratusan pasar di seluruh Indonesia.

    Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat memantau pergerakan harga di sekitar 550 titik pasar yang tersebar di lebih dari 500 kabupaten/kota.

    “Melalui aplikasi itu kita bisa melihat perkembangan harga setiap hari. Ketika ada kenaikan harga, ada levelnya dan kita bisa langsung menentukan langkah intervensi,” ujarnya.

    Meski demikian, menurut dia, pengecekan langsung ke pasar tetap penting dilakukan untuk memastikan kondisi harga dan ketersediaan barang secara nyata di lapangan.

    “Kita tetap turun langsung ke pasar supaya tahu kondisi sebenarnya, baik ketersediaan barang maupun perkembangan harganya,” kata Budi.

    Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga di pasar tradisional agar masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau. Ia menegaskan pemerintah daerah siap melakukan intervensi apabila terjadi lonjakan harga komoditas.

    “Kita pakai JTAB, BI, termasuk Bulog untuk melakukan operasi pasar dan intervensi apabila harga bahan pokok mengalami kenaikan,” ujar Ahmad Luthfi.(SR)

  • Tasyakuran Dies Natalis ke-3 dan Buka Bersama Universitas Safin Pati Digelar di Aula Joglo Kampus USP

    Tasyakuran Dies Natalis ke-3 dan Buka Bersama Universitas Safin Pati Digelar di Aula Joglo Kampus USP

    PATI, lintastribun.id/ – Universitas Safin Pati menggelar Tasyakuran Dies Natalis ke-3 sekaligus Buka Bersama pada Senin, 09 Maret 2026 di Aula Joglo Kampus Universitas Safin Pati. Acara dihadiri oleh seluruh jajaran dosen, karyawan, dan staff universitas dari berbagai unit kerja.

    Dalam sambutannya, Rektor Universitas Safin Dr.Drs.H.Murtono, M.Pd menekankan pentingnya memperkuat pondasi untuk bidang pendidikan di wilayah Pati dan sekitarnya. Menurutnya, perkembangan institusi pendidikan tidak hanya bergantung pada jumlah mahasiswa atau program studi, tetapi pada kualitas dasar yang menjadi landasan setiap proses pembelajaran dan penelitian.

    _"Kita terus berupaya memperkokoh fondasi pendidikan dengan memperbaiki standar akademik, sarana prasarana, serta kompetensi sumber daya manusia. Hal ini menjadi prioritas agar Universitas Safin dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa,"_ ucap Rektor.

    Sambutan yang disampaikan Ketua Yayasan Pengelola Universitas Safin H.Saiful Arifin juga sejalan dengan arahan Rektor. Ia menambahkan bahwa pemantapan pondasi pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan, dengan memperhatikan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja.

    _"Yayasan akan terus mendukung langkah-langkah universitas dalam memperkuat dasar pendidikan, termasuk melalui peningkatan fasilitas dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait,"_ ungkap Ketua Yayasan.

    Selain sambutan dari pimpinan universitas, acara juga diisi dengan sesi siraman rohani yang disampaikan oleh Bapak Ustad Teguh, yang juga menjabat sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Safin. Dalam materinya, beliau membahas tentang kenikmatan dan rasa syukur dalam berpuasa.

    "Puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memberikan kesempatan untuk merasakan kedamaian batin, mempererat hubungan dengan Sang Pencipta, serta mengasah rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan. Semangat ini juga dapat kita terapkan dalam menjalankan tugas pendidikan – sabar, konsisten, dan selalu bersyukur atas setiap proses dan hasil yang diraih," papar Ustad Teguh.

    Acara yang diisi dengan doa bersama dan sesi silaturahmi antara sivitas akademika berjalan khidmat dan meriah, menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan serta menyemangati seluruh komponen universitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. (team)