Perumda Jepara Berbenah, Fokus Pengembangan Sumber Daya Inti.

Jepara – lintastribun.id
Perumda Aneka Usaha Kabupaten Jepara yang berfokus pada kegiatan bisnis lintas sektor . Di tahun 2026 lebih mengutamakan pengembalian performa sumber daya inti perusahaan. Mulai dari SDM, finansial, aset fisik dan aset non fisik serta branding produk. Semua dilakukan berdasarkan analisa rencana bisnis selama lima tahunan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Perumda Kabupaten Jepara Wike Dwi Utomo, S.Pi, Bisnis kami berbasis kolaborasi, lanjut Wike, tentu kami menerapkan berbasis branding harus bagus agar mitra kerjasama bersedia. Sampai saat ini kami sudah banyak melakukan kolaborasi, salah satunya dari bidang pertanian, ada beberapa perusahaan dalam negeri yang sudah berkolaborasi dengan Perumda berbentuk Pupuk Hayati Cair (PHC,” ucapnya di Kantor Perumda Rabu (22/7/26)

Iya menyebut, Java Gen menjadi produk brand unggulan perumda terkait Pupuk Hayati Cair (PHC) yang menjadi lokal brand sebagai icon daerah kedepannya. Melalui Perumda ternyata mampu berinovasi dalam hal pupuk hayati cair.

“Di tahun 2026 ini kami fokus di perbaikan. Karena jika kita fokus di strategi apapun, jika sumber daya inti performanya tidak baik tidak akan bisa membantu mencapai target. Misalnya strategi sudah kita buat, joki nya sudah ada, tapi motornya masih motor tua ya itu tidak bisa. Jadi kita harus benar benar melakukan perbaikan di sumber daya,” imbuh Wike.

Dikatakannya, kami berupaya melakukan strategi, terutama terkait dengan masalah pengembalian performa sumber daya, kami sudah menerapkan standar penilaian kerja berbasis KPI, dan melakukan pelatihan secara intensif.

“Kolaborasi yang kami jalankan bermitra dengan banyak pihak. Target kami itu bagaimana fixed cost ini turun, variable cost nya yang kita naikan bukan di fixed coset nya,” ujar Wike.

Perumda Jepara akan terus berbenah dengan melakukan berbagai terobosan agar bisnis tetap berjalan, program magang dengan SMK dan Universitas telah kami lakukan, magang secara profesional dan ikut terlibat langsung dalam bisnis, dimana semua terlibat secara efektif dan efisien agar mampu mencapai target.

Ia mengatakan, ‎Di semester pertama di tahun 2026 hasil karya Perumda melalui produk Semen Mortar dengan Merk Tiga Putri mendapat angin segar, pasalnya mampu mendongkrak penjualan perbulan mencapai 3000 Sak, dan sudah masuk pesanan di 4 Kabupaten di Jawa Tengah.

“Di Jepara sendiri sudah ada di 79 toko dan lainnya tersebar di Demak, Grobogan, Salatiga, dan Semarang, dimana Kota Semarang Semen Mortar manjadi primadona dengan penjualan tertinggi,” ungkapnya.

Wike berharap, Perumda menjadi sebuah Icon Jepara yang dapat dibanggakan melalui produknya dan dikenal diluar Jepara. Kami akan dorong dan mempersiapkan produk kami keluar, agar kedepan kami bisa membuktikan bahwa produk Perumda dapat menjadi icon modernisasi kebanggaan masyarakat Jepara.
(Ana Triana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *