Berita  

Bocah Berinisial INU Hanyut di Temukan di Sungai Perak Kondisi Meninggal Dunia

Kudus, Jateng – lintastribun.id/
Kerja keras team gabung Relawan dan warga masyarakat Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, berinisial INU bocah 5 tahun yang hanyut di Sungai Perak pada Minggu 11/01/2026 sore akhirnya ditemukan.

Berbuah hasil pencarian kurang lebih 17 jam Balita warga dukuh kayuapuwetan RT 5 RW 5 Desa Gondangmanis, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 10.25 ,WIB di aliran sungai yang melintasi Dukuh Kemang RT 01 RW 05, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Kapolsek Bae, Iptu Madiyono, menjelaskan bahwa insiden bermula pada Minggu 11/1/2026 sore sekitar pukul 17 30 .00 WIB.

Saat itu, korban bersama dua temannya (korban 2 dan 3) sedang bermain di area luapan air di perbatasan Desa Gondangmanis dan Desa Karangbener.

​”Lokasi bermain anak-anak tersebut memang berdekatan dengan aliran Anak Sungai Perak,” ujar Iptu Madiyono dalam keterangannya, Senin 12/01/2026.

Sekitar pukul 17.30 WIB, korban terpeleset dan jatuh ke dalam sungai. Melihat hal tersebut, kedua temannya berusaha menolong, namun nahas keduanya justru ikut terseret arus yang cukup deras.

​Beruntung, seorang saksi di lokasi kejadian berhasil menyelamatkan dua teman korban. Namun, Ismi Najiba Ulya gagal diraih dan hilang terbawa arus sungai.

​”Dua rekan korban berhasil diselamatkan oleh saksi di lokasi dan langsung diamankan ke rumah warga. Sementara korban utama (Ismi) tidak sempat tertolong karena arus yang sangat kuat,” lanjutnya.

Setelah dilakukan pencarian sejak Minggu sore oleh tim gabungan dan warga setempat, jasad korban akhirnya ditemukan pada Senin pagi di titik ratusan meter yang berjarak dari lokasi awal kejadian.

Petugas kepolisian bersama tim medis telah melakukan evakuasi terhadap jenazah korban untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

​Pihak kepolisian mengimbau kepada orang tua untuk lebih waspada dan mengawasi anak-anak saat bermain, terutama di sekitar aliran sungai atau area luapan air di musim penghujan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Masih ditempat yang sama, Ayah korban Udin(40) menerima musibah ini dengan ikhlas dan semoga keluarga kami diberi ketabahan dan cukuplah kejadian ini.

Lanjut Udin dengan haru, anak saya akan di kebumikan di Desa Telogotirto, kecamatan Gabus, kabupaten Purwodadi,"pungkasnya.(SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *