Berita  

PT Djarum Gelar Rembuk Sanitasi Total Berbasis Masyarakat(STMB) KSM Desa klaling

Oplus_16908288

KUDUS JATENG, lintastribun.id/
Sinergi PT Djarum foundation dan pemerintah Daerah kabupaten Kudus menggelar Rembuk Sanitasi Total Berbasis Masyarakat berkelanjutan bersama kelompok Swadaya Masyarakat( KSM) Among rogo di wilayah Pemerintahan Desa Klaling, kecamatan Jekulo kabupaten Kudus,pada Jum'at (13/2/2026)malam.

Target program berkelanjutan sanitasi tahun 2026 di harapkan mencapai 2 ribu penerima manfaat sanitasi aman di 5 Desa ,diantara Desa klaling, Desa Kesambi,Desa Mejobo,Desa Klumpit,Desa Gribik

Program Sanitasi Terpadu Djarum ini sudah berjalan mulai "kick off Sanitasi Aman Kudus"bulan juli 2024 di Desa Kesambi, sebanyak 1500 bantuan infrastruktur Sanitasi untuk 6 Desa.

Bupati Kudus Sam'ani intakoris melalui Dinas PMD famni Dwi arfana dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi semua pihak bergerak dalam membangun meningkatkan kesehatan masyarakat perilaku hidup bersih yang sehat berbasis pada Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

"Kontribusi serta kolaborasi yang berkomitmen ini berdampak baik pola hidup sehat , membangun Kudus sesuai jargon Kudus SEHAT ( Sejahtera Harmoni dan Tagwa), ujarnya.

Bergerak bersama pada Perilaku hidup bersih dan sehat berdampak mengurangi angka stunting, otomatis meningkat kwalitas hidup bermasyarakat.

Zulfikar pendamping Sanitasi.dari PT Djarum sangat mengapresiasi pemerintah desa klaling, satu-satunya desa di kecamatan Jekulo ,kabupaten Kudus pembangunan infrastruktur sanitasi yang tercepat dan terbaik

" Hingga saat ini tahun 2026 belum ada penetapan penambahan kuota , tinggal menunggu kesiapan Desa masing-masing untuk verifikasi pembangunan infrastruktur Sanitasi /jamban dan air bersih,"tuturnya.

Perlu diketahui PT Djarum sudah menggelontorkan Dana 1,5 Milyar untuk Pemdes klaling pembangunan infrastruktur , tahun 2024 pembangunan 159 unit, 154 unit dari PT Djarum,5 unit secara mandiri, untuk tahun 2025 total pembangunan 345 unit,335 oleh PT Djarum,3 unit dibangun secara mandiri,2 unit dari CSR,5 unit dibangun pemdes.

Dalam kesempatan yang sama kades Klaliing Sahri mengucapkan banyak terimakasih kepada PT Djarum ,stekholder dan semuaa pihak yang mendorong sukses program STMB yang berkelanjutan ini.

Selain itu ,Sahri menegaskan pentingnya pengelolaan sampah yang dihasilkan setiap hari oleh manusia, ,harus ada kesadaran bersama masyarakat untuk penanganan sampah

Sahri berharap perlunya dukungan semua pihak untuk pengolahan sampah dengan Mesin Insinerator di Desanya untuk mengurangi pembuangan di TPA Tanjungrejo

"Untuk tempat pembuangan sampah tersedia lahan 3 ribu meter persegi jadi cukup untuk pengolahan sampah ,ini semua bertujuan untuk hidup sehat terhindar dari pencemaran sampah,"pungkasnya.(SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *