Kudus – Lintastribun.id
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kudus menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di Resto Medini Wetan Tanggul, Jumat (22/5/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses reorganisasi partai sekaligus regenerasi kader untuk memperkuat struktur kepengurusan hingga tingkat bawah.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus, Achmad Yusuf Roni, mengatakan Musancab tersebut bertujuan menyeleksi calon-calon Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP yang proses penentuannya dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD).
“Pada malam hari ini dilakukan seleksi sekaligus penetapan calon-calon Ketua PAC oleh DPD. Sebelumnya para calon telah mengikuti tes online yang diselenggarakan DPD, kemudian dilanjutkan dengan tes wawancara. Setelah itu, nama-nama yang lolos diumumkan untuk memimpin PAC di masing-masing kecamatan sekaligus membentuk kepengurusan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap kepengurusan PAC nantinya terdiri dari 11 orang. Komposisi tersebut wajib mengacu pada aturan partai, yakni minimal 30 persen berasal dari kalangan perempuan, serta turut mengakomodasi keterlibatan generasi muda.
“Termasuk ketua PAC yang terpilih tadi ada dari kalangan anak muda usia 24 sampai 30 tahun. Ini merupakan bentuk reorganisasi PDIP, bukan hanya pergantian pengurus, tetapi juga bagian dari persiapan regenerasi kaderisasi,” katanya.
Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan mengingat tantangan politik ke depan, khususnya menghadapi pemilu mendatang yang diperkirakan akan didominasi oleh pemilih muda.
“Kita harus mempersiapkan pengurus-pengurus muda, dengan harapan kehadiran mereka dapat memberi pengaruh positif kepada rekan-rekan seusianya,” tambahnya.
Peserta Musancab kali ini diikuti PAC demisioner, serta jajaran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara se-Kabupaten Kudus. Hadir pula perwakilan DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, yakni H. Masan, Hj. Esti’anah, dan Denny Nurcahyanto yang bertindak sebagai pimpinan sidang, mengingat penetapan PAC merupakan kewenangan DPD.
Selain reorganisasi tingkat PAC, DPC PDIP Kudus juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pembentukan struktur kepengurusan hingga tingkat ranting, RT, dan RW di desa-desa setelah Musancab selesai digelar.
“Program terdekat kami setelah Musancab ini adalah pembentukan kepengurusan sampai tingkat ranting, RT, RW di desa. Tahun 2026 ini fokus konsolidasi PDI Perjuangan, kemudian 2027 mulai pemanasan, dan 2028 kita siapkan kader-kader untuk maju sebagai calon legislatif, khususnya di Kabupaten Kudus,” jelasnya.
Ia menambahkan, kepengurusan hasil Musancab ini akan memiliki masa periodisasi selama lima tahun, terhitung mulai 2026 hingga 2030. Dengan langkah tersebut, PDI Perjuangan Kudus menargetkan penguatan organisasi sekaligus menyiapkan kader muda yang siap menghadapi dinamika politik di masa mendatang. (AD)












