Jepara – lintastribun.id
Kami mengikuti anjuran dari dinas Pendidikan dengan tema MPLS ramah, dihari kedua ini kami mengenalkan siswa tentang lingkungan yang ada di SMA 1 Mayong. Baik itu lingkungan fisik (bangunan) maupun tentang budaya sekolah di SMAN 1 Mayong.
Untuk MPLS yang pertama, kami mengenalkan siswa tentang keadaan lingkungan yang ada di SMAN 1 Mayong dengan materi wawasan Wiyata Mandala, terang Muhammad Abror Alfan, S.Pd.
Wakil kepala bidang kesiswaan sekaligus ketua panitia MPLS, Kemudian siswa di ajak keliling sekolah untuk mengenalkan ruang yang ada di SMA 1 Mayong, serta menyampaikan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat oleh kepala sekolah,” tuturnya Mewakili Kepala Sekolah SMA N 1 Mayong Fatkhur Rozi, S.Pd., M.Kom, Selasa (14/7/26).
Di hari kedua, Kami mencoba menggali potensi potensi yang ada di siswa. Selain materi pengenalan potensi diri dan cara belajar yang efektif serta tata tertib (kesepakatan) yang ada di SMA 1 Mayong, siswa juga diminta membuat pohon impian.
“Kami awali MPLS ini, meminta siswa untuk membuat pohon impian dan menuliskan impian mereka dan menggali menuju impian mereka selama belajar di SMAN 1 Mayong, intinya siswa sudah mempunyai impian dan target,” ucap Abror.

Dikatakannya, dengan 360 siswa melalui 10 Rombel, MPLS dapat menjadi wadah mengolah kemampuan potensi yang dimiliki siswa agar mereka mampu mencapai impiannya dan memaksimalkan potensi dirinya melalui sarana yang diberikan oleh SMA 1 Mayong guna mencapai impian dan tujuan hidup mereka.
Ia berharap, siswa mampu segera mungkin untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan yang tentunya berbeda dengan saat mereka di SMP. Bisa menyesuaikan secara tepat, baik dengan teman temannya, kakak kelas nya, dan dengan budaya yang ada di SMA 1 Mayong. Tentu kami meminta dukungan sepenuhnya dan kolaborasi sekolah dengan orang tua untuk mencapai tujuan pendidikan Indonesia yang lebih baik.
“Kolaborasi antara sekolah dan orang tua itu sangat penting, sebab tanpa dukungan orang tua, sekolah juga tidak mampu berbuat banyak untuk mendorong siswa agar lulus di SMA 1 Mayong, dan bisa sukses kedepannya nanti tanpa orang tua,” pungkasnya.(Ning triana )












