KUDUS JATENG, lintastribun.id/
Gelar Reses serap aspirasi Masyarakat dari Nida Saidatul Iza,S.Sos. anggota DPRD kabupaten Kudus Fraksi Partai PDI perjuangan komisi A. Dapil Gebog -Kaliwungu dengan 150 peserta konstituen serta Masyarakat setempat di rumah Maskat Desa Menawan , Sabtu (31/1/2026)sore.
Kegiatan tersebut menyerap aspirasi masyarakat /konsultasi publik yang dijembatani melalui pertemuan reses , usulan konstituen dan masyarakat sesuai tema atau judul akan menjadi pokok pikiran ( pokir) Dewan ,
Selanjutnya dewan akan mengawal ke BAPPERIDA (Badan Perencanaan pembangunan Riset dan Inovasi Daerah) supaya tercapai dan di setujui.
Perlu diketahui, kudus untuk Dana pokir/ aspirasi untuk dewan sudah tidak dianggarkan karena ada pemangkasan finansial yang sangat signifikan dari pemerintah pusat
Regulasi yang mengatur tentang Pokir sekarang tetap di usulan dari dewan melalui(reses) serap aspirasi masyarakat dengan pendamping sekwan( sekertaris dewan) serta pendamping langsung perencanaan Daerah atau BAPPERIDA
"Nida menegaskan ,aspirasi supaya terlaksana dari masyarakat Jangan sampai terselip atau hilang," tandasnya
Namun Demikian sebagai jembatan aspirasi konstituen dari masyarakat kami akan melakukan langkah yang memberikan dampak nyata di wilayah Dapilnya
"Menurut dia banyaknya usulan dari masyarakat langkah Nida akan mengawal judul tema tersebut melalui APBD atau Ling kementrian," ungkapnya.
Jika Dana aspirasi masyarakat dihapus ini akan melemahkan semangat kerja para Dewan
Landasan Hukum pokok pikiran DPRD diatur dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014 dan Permendagri nomor 86 tahun 2017,pokir sebagai pilar perencanaan pembangunan yang akuntabel.
Sementara itu selaku tokoh masyarakat Muhammad Nor mengatakan memang reses kali ini dilaksanakan di pelosok desa supaya penyampaian aspirasi mereka bisa terlaksana untuk pembangunan Desanya
"Ya benar kegiatan Reses di pelosok Desa jauh dari perkotaan , aspirasi mereka diserap demi terwujudnya pemerataan pembangunan atau bidang yang lain.,"jelas Muhammad Nor.
Selain itu juga, kades Menawan Tri Lestari sangat mengapresiasi dan terima kasih banyak karena kami butuh uluran tangan dari Pokir Dewan yang di serap dari aspirasi masyarakat untuk percepatan perencanakan pembangunan jembatan yang terputus akibat dampak bencana Banjir atau Bencana Hidrometeorolog.(SR)












