Berita  

Gebrakan Awal SMP 3 Dawe Kudus STIDAKU Soundfest, Menuju Hametri Budoyo Hangukir Prestasi

KUDUS-JATENG, lintasTribun.id
Dibawah kepemimpinan kepala sekolah yang baru Etik Dwi Aprilianti kini menahkodai SMP Negeri 3 Dawe Kudus terus berupaya mengembangkan potensi anak didik melalui berbagai kegiatan kreatif dan edukatif.

Gebrakan awal ini melalui kegiatan STIDAKU Soundfest, yang menjadi wadah bagi siswa -siswi untuk mengekspresikan bakat, minat, dan kreativitas mereka di bidang seni maupun olahraga yang di gelar dihalaman, Selasa (21/7/2026)

Etik Kepala SMP Negeri 3 Dawe, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan awal bagian dari rangkaian program sekolah yang bertujuan memberikan ruang bagi siswa untuk tampil percaya diri sekaligus mengembangkan kemampuan yang dimiliki.

“STIDAKU Soundfest merupakan rangkaian kegiatan sekolah yang tidak hanya bersifat internal, tetapi juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menunjukkan bakat dan potensi mereka. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak sehingga menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik,” ujarnya.

Menurut Etik, posisi sekolah yang berada di wilayah pegunungan dan pedesaan tidak menjadi hambatan untuk berprestasi. Justru kondisi tersebut menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus menggali keunggulan siswa melalui pengembangan bakat dan minat.

“Kami sadar berada di daerah pegunungan dan jauh dari pusat kota. Karena itu, strategi kami adalah memperkuat potensi siswa di bidang seni dan olahraga agar mampu bersaing dengan sekolah lain,” katanya.

Di bidang seni, SMP Negeri 3 Dawe aktif mengembangkan berbagai kegiatan seperti seni suara, karawitan, dan tari tradisional. Sementara di bidang olahraga, siswa dibina dalam berbagai cabang, termasuk atletik dan olahraga prestasi lainnya.

Saat ini SMP Negeri 3 Dawe memiliki 169 meningkatkan dari tahun kemarin siswa yang terbagi enam rombongan belajar, masing-masing dua kelas untuk tingkat VII, VIII, dan IX.

Berbagai prestasi juga telah berhasil diraih sekolah tersebut. diantaranya menjadi juara karawitan serta meraih prestasi harapan pada Festival Musik Tradisional tingkat SMP. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa sekolah di wilayah pedesaan mampu menunjukkan kualitas dan daya saing yang tidak kalah dengan sekolah di perkotaan.

Etik menambahkan, sekolah saat ini terus mengembangkan tim karawitan dan tim tari sebagai bagian dari visi besar menjadikan SMP Negeri 3 Dawe sebagai sekolah yang selaras dengan konsep Desa Wisata Dukuhwaringin.

“Kami ingin sekolah ini memiliki ciri khas sebagai sekolah wisata. Karena berada di Desa Wisata Dukuhwaringin, tentu ada peluang besar untuk berkolaborasi dengan pemerintah desa maupun pihak terkait dalam mengembangkan potensi siswa sekaligus memperkenalkan budaya lokal,” jelasnya.

Langkah selanjutnya, pihak sekolah sinergi dengan Pemerintah Desa Dukuhwaringin, Polsek Dawe, dan berbagai elemen masyarakat dapat semakin memperkuat program pendidikan berbasis budaya dan pariwisata. Dengan demikian, siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan, dan kecintaan terhadap budaya daerah.

Kami juga mendatangkan artis anak dari jakarta (Daniel Abraham) dan ciptaan baru Tari manis madu di tampilkan STIDAKU Soundfest, bisa mendongkrak semangat kreativitas, prestasi,berkembang mengangkat budaya lokal Dukuhwaringin

“Sesuai takline SMP 3 Dawe “Hametri Budaya Hangukir Prestasi”( melestarikan budaya lokal meraih menciptakan prestasi) semoga gebrakan ini berhasil,” Pungkasnya.( SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *