KUDUS JATENG, LintasTribun
Buka luwur Haul Empu Tingal/ Empu Buyut Tingal dimeriahkan kirab budaya membawa Gunungan ,pengajian hingga penjamasan , hasil produksi atau kerajinan hasil karya asli Pandai Besi Dukuh Bareng Gunung Desa Hadipolo, kecamatan jekulo ,Kabupaten Kudus ,Jawa Tengah, Selasa (25 Agustus 2026 M.,1Rabiul awal/ maulid 1448 H)
Kirab dimulai sekitar pukul 13,30 WIB yang diikuti 6 RT ,RW 1, ada puluhan kontingen dari RT 1,- 6, start dimulai dari halaman Balai Desa dan finish di makam Empu Tingal lokasi makam sebelah barat sungai piji turut Desa Hadipolo.
Ketua panitia Chambali mengatakan kegiatan kirab yang keempat kali ini termasuk yang paling meriah antusias warga RT 1 sampai RT 6 dari RW 1 sangat luar biasa dan juga dimeriahkan oleh rombongan Kanigoro Pati(Pecinta Tosan Aji) atau pencipta benda -benda Pusaka.
“Dalam haul ini Kami angkat Tema” Menempa Peradaban, Meneladani Rasulullah, Melestarikan Warisan Budaya Empu Tinggal Sebagai Tradisi Pande Besi Hadipolo,”ujar Chambali.
Isi Tema tersebut menginspirasi walaupun di zaman peradaban yang modern tetap taat kepada junjungan nabi besar Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan tetap meneruskan karya nyata ,menguri-uri atau melestarikan hasil karya logam dari Empu Tingal sebagai warisan leluhur di dukuh Bareng, Hadipolo.
Dihadiri penceramah oleh kyai haji Abdurrahman dari Kudus, dan untuk penyemangat kegiatan kirab dinilai juara 1 sampai 3 dan diberikan piagam penghargaan.
Prosesi sakral buka luwur/pergantian kain putih/mori dilakukan sesepuh Sukmono dan Sutopo yang wakili kepala dusun (Kadus) dan para warga masyarakat dengan diiringi Do’a dan sholawat nabi
Dilanjut penjamasan hasil produksi atau kerajinan logam seperti pisau ,gunting ,Arit,Bendo, cetok pacul battle, linggis ,ganco atau alat pertanian dan pertukangan.
“Maksud dan tujuan penjamasan selalu mengururi-uri hasil peninggalan warisan leluhur dan dagangannya laris manis berkah Barokah untuk warga masyarakat,”terangnya.
Terpantau awak media seluruh peserta pengajian mendapatkan konsumsi nasi bungkus daun Jati dan menikmati hidangan selamatan ayam ingkung serta rebutan gunungan ini menandakan Bumi Pertiwi dukuh Bareng Desa Hadipolo gemah ripah loh jinawi Toto tentrem Raharjo.

Sebagai tokoh masyarakat Galih Saputro. DPRD kabupaten Kudus dari fraksi partai Gerindra sangat mengapresiasi kegiatan haul buka luwur Empu Tingal dan antusias masyarakat yang begitu luar biasa yang dikemas berbagai acara seperti kirab dalam prosesi buka luwur.
Perlu diketahui hasil karya nyata dari warisan leluhur Empu tinggal sudah dirasakan puluhan tahun sebagai sumber ekonomi /sawah ladang masyarakat Dukuh Bareng desa hadipolo sampai sekarang,dan hasil karya kerajinan lokal sampai ke seluruh pelosok pulau Indonesia.
Namun di era globalisasi pasar bebas/global dunia menghimpit kerajinan hasil karya logam ,kian generasi pandai besi di bareng Hadipolo menyusut
“Terima kasih semua warga masyarakat RT 1 hingga 6 dari RW 1 desa Hadipolo, kegiatan ini sebagai jembatan silaturahmi menambah kesatuan persatuan dan tidak lupa tetap ingat cikal bakal Mbah Empu tinggal , sebagai Mahakarya Dukuh Bareng Desa Hadipolo,”pungkas Galih Saputro.( SR)












