KUDUS JATENG , lintastribun.id/
Pertemuan anggota dan pengesahan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan program rencana kerja tahun 2026 yang diselenggarakan di gedung Imperial lantai 2 Griptha Jln AKBP.R. Agil Kusumadiya nomor 100 kudus.
Pertemuan anggota bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum strategis bagi koperasi dalam merefleksikan capaian, mengevaluasi tantangan, serta menetapkan langkah konkret menuju masa depan yang lebih baik
Ketua Panitia pelaksana kegiatan H. Ali Tafis Noor mengucapkan banyak terima kasih kepada semua tamu undangan yang telah menyempatkan hadir dalam pertemuan anggota koperasi pada pagi hari ini.
"Kami atas nama pribadi dan panitia mengucapkan terima kasih atas kehadirannya. Apabila ada yang kurang berkenan baik tempat dan yang lainnya mohon untuk di maafkan," ucap Ali pada Kamis, 29 Januari 2026.
Menurutnya kegiatan ini menjadi momentum penting bagi koperasi sebagaimana diamanahkan Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang permenkopukm RI Nomor : 19/Per/M.KUKM/IX/2015 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan pertemuan anggota dan rencana Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi, Pengurus dan pengawas guna untuk membahas koperasi ini dapat berkembang dan dapat memakmurkan anggota.
"Koperasi yang berkembang dan maju harus punya manajemen yang profesional dan keuangan agar koperasi lebih mandiri dan berdaya saing," ujarnya.
Sementara itu Ketua Koperasi Khoerun Intan Permata Hj. Dhea Sulasih Khoirun Nisa' Ketua Koperasi Khoerun Intan Permata mengatakan, Koperasi harus punya manajemen dan keuangan agar koperasi lebih mandiri dan berdaya saing, sekaligus untuk memperkuat komitmen pelayanan kepada seluruh anggota sehingga keberadaan koperasi dirasakan manfaatnya.
"Rapat pada hari ini bukan RAT cuma Pra RAT, karena RAT akan kami rencakan besuk pada tanggal 27 Pebruari 2026," kata Dhe Sulasih.
Menurutnya RAT adalah saat yang tepat bagi koperasi untuk menilai kinerja, menetapkan target baru, serta memastikan koperasi tetap menjadi pilar utama perekonomian yang memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat luas.
Lebih dari sekadar forum diskusi, RAT juga menjadi ajang untuk merancang strategi yang adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk digitalisasi koperasi yang semakin relevan di era modern.
Lebih lanjut Dhea Sulasih Khoirun Nisa' menekankan pentingnya kolaborasi antara koperasi dan pemerintah guna memperkuat ekosistem koperasi yang lebih tangguh. Koperasi dan Kebangkitan Ekonomi tahun 2025 memiliki makna penting bagi koperasi.
"Makanya tadi kami mengundang dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bapak Lilik Purnomo, juga dari PT. Tannur Mutmainnah Biro Haji dan Umroh Jakarta, Fauzan untuk berbagi pengalaman dan saling bekerjasama dengan koperasi Khoerun Intan Permata," jelasnya.
Menurutnya momentum ini harus dimanfaatkan sebagai titik balik kebangkitan koperasi Indonesia, dengan menargetkan inovasi dan daya saing yang lebih kuat di pasar global.
Koperasi berperan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, terutama Asta Cita progam Presiden RI Prabowo Subiyanto yakni tiga swasembada; Pangan, Pengembangan Industri Agromaritim, dan Industrialisasi dan Hilirisasi.
Maka, koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui inovasi dan transformasional digital atau Online.
"Ketiga strategi ini diharapkan dapat memperkuat posisi koperasi dalam perekonomian nasional, terutama dalam menghadapi persaingan global," pungkasnya.
Selain itu,Koperasi khoerun Intan Permata juga mempunyai produk produk UMKM(Usaha Mikro Kecil Menengah) salah satunya teh daun kelor yang sudah menebus pasar global.. (SR)

















